![]() |
| Juru Bicara Gustu Kabupaten Maluku Tenggara, Dokter Katrinje Notanubun |
Evav.News-
Tim Gugus Tugas Kabupaten Malra bergerak cepat dengan melakukan Tracking
terhadap sejumlah ASN maupun orang dekat dari pasien 02, guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Malra, setelah sala satu PNS berinsial SLJ dinyatakan
positif terpapar Virus Corona.
Juru
bicara Gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Malra, dr. Katrinje Notanubun mengaku
, Tim Gustu terus berupaya melakukan "tracking" terhadap pegawai atau siapapun
yang melakukan kontak dengan pasien terkonfirmasi Covid-19 diantaranya 32 ASN
di Dinas Lingkungan Hidup dan sejumlah pegawai di RSUD Karel Sadsuitubun
Langgur.
“ Kami sudah lakukan
pemeriksaan terhadap 32 orang ASN kantor DLH Malra dan sejumlah pegawai RSUD
Karel Sadsuitubun Langgur,” ujar dr. Katrinje.
Kata
dia, Dari 32 ASN tersebut, ada 4 orang yang hasil RDT-nya Reaktif yakni 3 orang berdomisili di Kota Tual
dan 1 orang berdomisili di Malra, sedangkan untuk hasil RDT sejumlah pegawai di
RSU Karel sadsuitubun Langgur hasilnya 3 orang reaktif.
“
Totalnya 7 orang ASN Kabupaten Malra yang reaktif sesuai hasil RDT, sehingga
untuk menindaklanjuti hasil ini, kami akan berkoordinasi dengan Dinkes Kota Tual
dan Dinkes Provinsi Maluku guna pemeriksaan Swab,” ungkapnya di Langgur jumat (26/6/2020).
Dr.
Katrinje menjelaskan, pada hari senin nanti akan dilakukan pemeriksaan RDT terhadap
sekelompok orang yang ikut dalam acara
syukuran ulang tahun Kadis Lingkungan Hidup, serta pemeriksaan lanjutan terhadap beberapa pegawai
RSUD Karel Sadsuitubun Langgur.(tim)

Posting Komentar
Google+ Facebook