Evav.News,- Dinas
Komunikasi dan Informatika telah memfasilitasi pertemuan antara kontraktor
pelaksana kegiatan pembangunan menara Telkomsel yaitu Dayamitra Telekomunikasi (Mitratel)
dan PT Primatama yang melaksanakan pembangunan 9 menara di wilayah Kabupaten
Maluku Tenggara dengan pimpinan Telkomsel Area Tual dan Kepala PT PLN Cabang
Tual. Hal ini disampaikan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten
Maluku Tenggara Antonius Raharusun, S.Ip kepada Evav.News di kantorya, Jumat (4/9/2020).
Pertemuan yang dipimpin
langsung oleh Sekda Kabupaten Maluku Tenggara Rabu (2/9/2020) itu lanjut Raharusun,
dalam rangka percepatan operasional jaringan telekomunikasi dari 9 menara yang
dibangun di daratan Kei Kecil terdiri dari 4 menara di di Rumat, Tenbuk, Danar,
sehingga masyarakat sudah menikmati jaringan seluler maupun 4G, sementara untuk
menara Tetoat dalam waktu dekat sudah on air menunggu masuknya jaringan listrik
ke menara tersebut, sedangkan untuk wilayah Kei Besar ada 5 Menara yaitu menara
di Weduar, Larat, Ohoirenan, Ngufit Atas, dan di Bombay.
Pertemuan ini juga untuk
membicarakan tentang tagihan yang cukup membengkak dari PT PLN, karena memang
biaya operasional PT PLN untuk pembangunan jaringan listrik baru dipangkas
karena Covid-19, sehingga dibebankan kepada pelanggan, dan biayanya sangat
besar sehingga berdasarkan laporan dari kontraktor, ini akan menghambat
percepatan On Air terhadap 5 Menara dimaksud.
![]() |
| Kadis Kominfo Malra, Antonius Raharusun, S.Ip |
“Olehnya itu, Diskominfo
memfasilitasi pertemuan tersebut, dan hasilnya adalah PT PLN akan melakukan
penyesuaian kembali, dan material-material lama yang bisa digunakan akan digunakan
kembali, kemudian jarak pemasangan trafo nanti bisa di meminimalisir bertujuan menekan
biaya pemasangan jaringan baru,” jelas Raharusun.
Selaku Kepala Dinas Komunikasi
dan Informatika, Raharusun memberikan apresiasi yang tinggi kepada PT PLN yang
turut serta mendukung proses percepatan pembangunan 5 Menara yang ada di Kei
Besar, dan ditargetkan bulan Oktober mendatang untuk 9 menara sudah On Air.
Ditambahkan, selain 9 menara
itu, Kementerian Kominfo memberikan upgrading 8 menara, dimana 8 menara ini sudah di upgrade dari 2G ke 4G dan yang
sudah on air, Diskominfo juga dapat dua menara tambahan dari Kementerian Kominfo
yang ada di Ohoiwait dan di Weduar, karena menara Telkomsel sudah ada di Weduar
maka di upayakan untuk relokasi menara yang di Weduar ini ke daerah-daerah
blank spot, yang usulkan di Kilwat untuk menyelesaikan jaringan di pesisir Selatan
Timur, Selatan Barat, agar berikutnya kita
konsentrasi dari Tengah, ke Utara Timur dan Utara Barat Kei Besar.
“Saya berterimakasih kepada masyarakat atas dukungan dalam pembebasan lahan karena ini juga untuk kepentingan masyarakat
secara keseluruhan, sehingga dukungan ini sangat membantu proses pembangunan
menara-menara telekomunikasi di Maluku Tenggara,” kata Raharusun.(EN02)


Posting Komentar
Google+ Facebook