![]() |
| Situasi Di Desa Ohoitel Kampung Baru Saat Kejadian, Selasa Malam (22/09/2020) |
Evav.News- Mantan Anggota Polri, Frangky Yaftoran (35) Selasa malam (22/09/2020) sekitar pukul 20.15, diinformasikan melakukan penikaman terhadap, salah satu Masyarakat Kota Tual, Julius Toatubun (38).
Kejadian penganiyayaan tersebut terjadi di Kompleks Ohoitel Kampung Baru, Kecamatan Dullah Utara, Kota Tual.
Keterangan yang diperoleh dari Keluarga Korban AT, bahwa peristiwa penikaman itu dipicu lantaran adanya informasi hubungan gelap antara T J Sauadara perempuan Frangky Yaftoran dengan Julius Toatubun ( Korban ).
![]() |
| Ini Sosok Terduga Pelaku, Frangky Yaftoran |
Informasi cronologis yang diperoleh Media ini menyebutkan, Sekitar pukul 19.45 Wit, Frangky Jaftoran mendatangi kediaman Julius Toatubun, dan langsung menganiyaya, Julius Toatubun, dengan cara memukul disertai dengan penikaman terhadap Julius Toatubun menggunakan sebila pisau, hingga mengenai tulang belakang, tangan kiri dan lengan tangan dari Julius Toatubun.
Setelah selesai memukul dan menikam korban, Frangky Yaftoran, langsung melarikan diri.
Sementara korban Julius Toatubun, mengalami pendarahan hebat akibat luka yang dideritanya, sehingga langsung dilarikan, oleh keluarga ke Rumah Sakit Karel Satsuitubun Langgur Kab Malra, guna menjalani perawatan medis.
Pantauan Wartawan Media ini, akibat Peristiwa tersebut akhirnya memicuh kemarahan keluarga korban, sehingga melakukan aksi ribut mencari frangky yaftoran, namun karena kesal tidak menemukan yang bersangkutan sehingga keluarga korban melakukan pelemparan menggunakan batu ke rumah milik, Frangky Yaftoran.
Beruntung Personil Brimob Batalyon C Pelopor, dipimpin Bripka Rolan Waisapy dan Personil Polres Malra serta Personil Polsek Dullah Utara dipimpin Kapolsek , IPTU.Maha Dewa Bayu , mendatangi TKP dan menenangkan masah dari Keluarga Korban.
Pelaku Frangki Yaftoran, terdeteksi sebagai Mantan Anggota Polri yang dipecat secara tidak dengan hormat.
Hingga berita ini dipublikasikan, situasi di TKP Desa Ohoitel Kampung Baru terpantau dalam keadaan aman dan kondusif. (EN/07)


Posting Komentar
Google+ Facebook