Rapat Koordinasi Pemerintah Kota Tual Dengan Forkopimda 
Evav.News,Tual- Pemerintah Kota Tual bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FORKOPIMDA ) gelar rapat ko ordinasi persiapan penanganan Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1441 Hijriyah tahun 2020 yang berlangsung di Aula Kantor Walikota Tual Rabu (13/5/2020).

Rapat yang dipimpin langsung Walikota Tual Adam Rahayaan, S.Ag.,M.Si ini, didampingi Wakil Walikota Tual Usman Tamnge, SE, Ketua DPRD Kota Tual, Kapolres Maluku Tenggara, Kepala Kejaksaan Negeri Tual, turut hadir Kepala Kementrian Agama Kota Tual, Danlanal Tual, perwakilan Lanud Dumatubun Langgur, Ketua MUI Tual, Pastor Paroki Tual, Ketua GPM Tual,serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.    

Walikota Tual, kepada wartawan usai rapat tersebut mengkatakan, seperti biasanya, setiap hari besar keagamaan kita laksanakan rapat koordinasi seperti ini, baik itu Natal, Idul Fitri, dan Idul Adha yang bertujuan untuk mengevaluasi titik rawan yang diduga sering terjadi kekacauan setiap tahun sehingga kita mengambil langkah antisipasi.

Apalagi Idul Fitri tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya, maka kita tiba pada satu kesepakatan bersama, karena berbagai edaran maupun maklumat, dari Kapolri, Menteri Dalam Negeri, Kementrian Agama, tetapi di point terakhir dijelaskan bahwa dikembalikan kepada kondisional daerah masing-masing.

“Olehnya itu, kita sepakat bahwa, Sholat Idul Fitri tetap dilaksanakan di Masjid masing-masing, diikuti dengan penegakan protokoler kesehatan dengan baik,” ungkap Rahayaan.

Ditambahkannya, perlu masyarakat pahami bahwa semua himbauan dan maklumat itu tidak ada kata-kata melarang orang beribadah, yang ada adalah membatasi, atau mengatur jalannya ibadah, kalau melarang berarti sudah tentu bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila.

Begitupulah dengan malam takbir, kami sepakat untuk dilaksanakan di Masjid masing-masing, dimana malam takbir ini sejak tahun lalu juga dilaksanakakan seperti itu. Sedangkan khusus untuk jalur  jembatan watdek pada malam takbiran, ada penjagaan ketat oleh pihak TNI Polri, supaya jangan ada mobilitas dalam jumlah yang banyak baik itu dari Kota Tual maupun sebaliknya dari Kabupaten Maluku Tenggara.

Walikota Tual Adam Rahayaan, S.Ag., M.Si
“Khusus untuk jembatan watdek pada malam takbiran ada penjagaan ketat oleh pihak TNI Polri, sehingga jangan ada mobilitas dalam jumlah yang banyak baik itu dari Kota Tual maupun sebaliknya dari Kabupaten Maluku Tenggara, tetapi kendaraan lain yang benar-benar masayarakat biasa dan untuk kepentingan urgen mendesak  maka diperbolehkan,” tutup Rahayaan.(EN02)


Posting Komentar

Google+