Personel Polres Malra Saat Mengefakuasi Sala Satu Korban Pembantaian Berinsial AS Dari Lokasi TKP , Kawasan Jalan Tol Bandara Ibra, Selasa (5/5/2020) 
Evav.News- Gegara berebut lahan Empat orang warga Maluku Tenggara "dibantai" secara sadis di kawasan Jalan Tol Bandara Ibra, Desa Faan Kecamatan Kei Kecil Kabupaten Maluku Tenggara, Selasa (5/5/2020) sekitar pukul 15.00 WIT (jam Tiga Soreh).

Berdasarkan informasi yang dihimpun Evav.News, empat warga yang tewas itu dua merupakan warga Desa Faan Kecamatan Kei Kecil, sedangkan dua lagi merupakan warga Desa Bombay Kecamatan Kei Besar, para korban dan para pelaku masih memiliki hubungan pertalian persaudaraan yang erat, namun  karena berebut lahan untuk berkebun akhirnya peristiwa yang menggegerkan itu terjadi, lebih sadis sala satu dari korban pembantaian tersebut ditemukan, lehernya putus  ditebas dengan alat tajam.

Kapolres Malra, AKBP.Alfaris Pattiwael kepada awak media  mengatakan, karena peristiwa tersebut empat orang meninggal dunia, diantaranya  E R. jenis kelamin perempuan(67 Tahun), AS Jenis kelamin laki-laki (32 Tahun), VR Jenis kelamin laki-laki (40 Tahun), dan HR jenis kelamin laki-laki (69 Tahun).

Kapolres Malra. AKBP.Alfaris Pattiwael Bersama Dandim 1503 Tual, LETKOL.Inf.Mario.Christian Noya, Saat Mendatangi Lokasi Kejadian 
Kata Alfaris, Pihaknya telah melakukan olah TKP secara provesional sekaligus mengefakuasi empat korban yang meninggal dunia ke Rumah Sakit agar dilakukan pemeriksaan secara medis.

“ Kami  telah melakukan olah TKP secara profesional, sedangkan untuk empat mayat sudah kami bawah ke rumah sakit untuk melaksanakan pemeriksaan secara medis,” tandas Kapolres.

Alfaris Mengaku, Polres Malra telah melakukan penangkapan secara paksa terhadap Enam Orang yang diduga sebagai  Pelaku dalam pertistiwa itu.

disinggung terkait pasal yang nanti akan menjerat para pelaku, Kapolres menambahkan, para pelaku atau para tersangkah,  akan dijerat dengan pasal berlapis  yakni Pasal 351 dan Pasal 353 dan Pasal 340 tentang pembunuhan berencana.

Kapolres menambahkan, potensi terjadinya konflik susulan kemungkinan terjadi, namun langkah antisipasi telah dilakukan pihak Kepolisian di backup oleh TNI  Kodim 1503 Tual.


Posting Komentar

Google+